Perkuat Riset dan Kesehatan, Pemkab Lombok Timur Hibahkan Lahan Ekas ke Unram

Rosyidin S
Jumat, Mei 01, 2026 | 17.40 WIB Last Updated 2026-05-01T09:40:32Z
Audensi: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin didampingi Sekda menandatangani dokumen hibah, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Mataram (Unram) melalui penandatanganan dokumen hibah lahan di kawasan Ekas.


Lahan tersebut diproyeksikan sebagai pusat penelitian rumput laut serta klinik spesialis kedokteran kepulauan guna mendorong potensi maritim dan kualitas kesehatan di wilayah selatan.


Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, bersama Rektor Unram, Prof. Sukardi, di Ruang Rapat Bupati pada Kamis (30/04).


Selain fokus pada riset, pertemuan ini menjadi ajang diplomasi teknis untuk mengatasi ketimpangan rasio dokter spesialis di kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di NTB tersebut.


Di tengah komitmen pembangunan fisik, Bupati Haerul Warisin mengakui bahwa tantangan fiskal daerah saat ini cukup berat, terutama terkait penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat. Ia menyebut Pemda tengah memutar otak agar layanan kesehatan masyarakat tetap terjamin tanpa membebani APBD secara berlebihan.


"Terkait BPJS, jika kami tidak menemukan siasat, maka harus menambah anggaran sekitar Rp 55 miliar. Kendati demikian, patut disyukuri Lombok Timur masih mampu membangun sedikit demi sedikit," ujar Bupati di hadapan rombongan akademisi Unram.


Kondisi anggaran ini juga berdampak pada evaluasi subsidi mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Bupati menekankan bahwa skema pemberian subsidi ke depan harus lebih teknis dan memiliki ikatan pengabdian yang jelas.


"Kita membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih mengarah ke teknisnya. Agar para lulusan spesialis ini ke depannya merasa terikat untuk kembali dan mengabdi ke daerah," tegasnya.


Lebih lanjut, Bupati berharap hibah lahan di Ekas tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Rencananya, kawasan tersebut akan diperkuat dengan kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN), hingga pabrik es batu.


"Ini penting guna menjaga stabilitas harga di lapangan dan meningkatkan kesejahteraan nelayan kita," tambahnya.


Merespons hal tersebut, Rektor Unram Prof. Sukardi menyambut baik sinergi ini. Selain membahas pemanfaatan lahan di Ekas, pihaknya juga menjajaki kerja sama lebih dalam mengenai distribusi mahasiswa kedokteran serta penyediaan sarana gedung kuliah.


Prof. Sukardi juga memaparkan komitmen Unram dalam memberikan akses pendidikan bagi putra daerah Lombok Timur melalui skema biaya pendidikan yang terjangkau.


"Subsidi biaya pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa asal Lombok Timur di Unram berada di grade 3 atau masuk dalam kategori masyarakat kurang mampu," lapor Prof. Sukardi dalam diskusi tersebut.


Pertemuan strategis ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan visi nasional. Turut hadir mendampingi Bupati dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala BPKAD Kabupaten Lombok Timur.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Perkuat Riset dan Kesehatan, Pemkab Lombok Timur Hibahkan Lahan Ekas ke Unram

Trending Now