Universitas Hamzanwadi Lepas 9 Mahasiswa Magang ke Jepang, Targetkan SDM Pariwisata Kelas Dunia

Rosyidin S
Minggu, Juni 14, 2026 | 17.47 WIB Last Updated 2026-06-14T09:47:39Z
Lepas: Pelepasan Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Pancor untuk magang di Jepang. (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Universitas Hamzanwadi Pancor, Lombok Timur, terus menancapkan taringnya di kancah internasional. Kampus hijau ini kembali memberangkatkan sembilan mahasiswa Program Studi Pariwisata untuk mengikuti program magang internasional Gelombang 2 di Jepang.


Seremoni pelepasan para peserta dilakukan secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Hamzanwadi, Dr. Abdullah Muzakkar, M.Si., pada Sabtu (13/6) kemarin.


Program ini menjadi langkah konkret kampus dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bertarung di industri pariwisata global.


Dalam sambutannya, Dr. Abdullah Muzakkar menegaskan bahwa program magang internasional ini sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kebijakan tersebut memberikan hak kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus hingga tiga semester dengan pengakuan maksimal 60 SKS.


“Khusus program magang di Jepang, mahasiswa akan memperoleh konversi akademik setara dua semester atau maksimal 40 SKS,” ujar Abdullah Muzakkar di hadapan para peserta.


Bersamaan dengan pelepasan tersebut, Universitas Hamzanwadi juga resmi membuka Program Pengayaan Bahasa Jepang Batch 2. Program ini dirancang sebagai persiapan matang bagi gelombang berikutnya yang akan menghadapi proses wawancara dengan mitra industri pada Juli 2026 mendatang.


Koordinator Program Studi Pariwisata Universitas Hamzanwadi, Muhammad Ramli, M.Pd., CHE., menjelaskan bahwa perjalanan menuju Jepang tidaklah instan. Para mahasiswa harus melewati rangkaian seleksi dan persiapan yang sangat ketat.


"Mahasiswa harus melalui sejumlah tahapan persiapan, mulai dari pengayaan Bahasa Jepang, proses wawancara dengan mitra industri, pengurusan dokumen keberangkatan, hingga pelatihan pramagang untuk penguatan kompetensi perhotelan," jelas Ramli.


Meski berada di luar negeri, Ramli mengingatkan bahwa status mereka tetaplah mahasiswa aktif yang memikul tanggung jawab akademik. Mereka diwajibkan melakukan pelaporan kegiatan secara berkala melalui sistem digital yang telah disediakan oleh pihak kampus.


Senada dengan pihak kampus, pimpinan PT Indonesia Nippon Anugerah, Parman Munte, selaku mitra penyalur, memberikan wejangan penting bagi para peserta. Ia menekankan bahwa penguasaan bahasa adalah kunci utama jika ingin sukses di Negeri Sakura.


“Gunakan waktu selama di Jepang sebaik mungkin untuk belajar, meningkatkan keterampilan, dan memperluas pengalaman kerja internasional. Kemampuan bahasa menjadi modal penting bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan karier profesional di Jepang setelah program magang berakhir,” pesan Parman.


Dengan diberangkatkannya sembilan mahasiswa pada gelombang kedua tahun 2026 ini, Universitas Hamzanwadi tercatat telah mengirimkan total 19 mahasiswa Program Studi Pariwisata ke Jepang.


Capaian ini menjadi bukti sahih keseriusan Universitas Hamzanwadi dalam memperluas akses pengalaman kerja internasional bagi mahasiswanya, sekaligus memperkuat daya saing lulusan lokal di pasar kerja global.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Universitas Hamzanwadi Lepas 9 Mahasiswa Magang ke Jepang, Targetkan SDM Pariwisata Kelas Dunia

Trending Now