![]() |
| Humaria: Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, bertemu langsung dengan Ketua Umum PBNW, TGKH Dr. Lalu Gede Muhammad Zaenuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., (Foto: Istimewa/MP). |
Langkah ini diambil sebagai bentuk penguatan kemitraan strategis antara Kepolisian dengan ulama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Lombok Timur.
Tiba sekitar pukul 13.00 WITA, AKBP Ariakta yang didampingi Kasat Intelkam Polres Lotim AKP Sayum dan Kapolsek Suralaga IPTU Lalu Masoan, S.H., disambut hangat di kediaman Pimpinan Ponpes. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan bersama Ketua Umum PBNW, TGKH Dr. Lalu Gede Muhammad Zaenuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., yang didampingi jajaran pengurus pusat NW Anjani.
Sebagai pejabat baru, AKBP Ariakta Gagah Nugraha menyampaikan bahwa sowan ke para ulama merupakan prioritas utamanya demi kelancaran tugas ke depan.
"Kami datang untuk memperkenalkan diri sekaligus memohon doa, restu, dan dukungan dari para tuan guru dan ulama. Tugas menjaga Kamtibmas di Lombok Timur ini tidak bisa kami lakukan sendiri tanpa adanya sinergi dan restu dari para tokoh agama sebagai mitra strategis Polri," ujar AKBP Ariakta di sela-sela obrolan hangat tersebut.
Merespons kunjungan tersebut, Ketua Umum PBNW Anjani, TGKH Dr. Lalu Gede Muhammad Zaenuddin Atsani, menyambut baik komitmen Kapolres yang baru. Pihaknya menegaskan bahwa hubungan baik antara Ponpes NW Anjani dan institusi Polri, baik di tingkat Polres maupun Polsek Suralaga, sudah mengakar kuat sejak lama.
TGKH Lalu Gede Muhammad Zaenuddin Atsani juga memastikan bahwa pihak pesantren berkomitmen penuh mendukung kepolisian, termasuk dalam mengamankan agenda besar keagamaan yang akan datang.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Kapolres beserta jajaran. Selama ini dukungan Polri dalam menjaga keamanan agenda-agenda kami sangat luar biasa. Ke depan, khususnya menjelang gelaran Hultah NW Anjani ke-91 yang menjadi hajat tahunan kami, komitmen untuk bahu-bahu menjaga kondusivitas wilayah, terutama di Suralaga, akan terus kami perkuat," ungkap pimpinan PBNW tersebut.
Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari satu jam ini ditutup dengan ramah tamah dan berakhir pada pukul 14.15 WITA dalam situasi yang aman dan kondusif.
Secara terpisah, Kasihumas Polres Lombok Timur IPTU Lalu Rusmaladi menegaskan bahwa safari silaturahmi ke tokoh agama dan elemen masyarakat seperti ini akan terus digalakkan oleh Kapolres. Langkah ini dinilai krusial mengingat ketokohan para ulama memiliki pengaruh besar dalam menjaga persatuan di akar rumput.
"Tokoh agama adalah pilar penting dalam merawat kerukunan dan stabilitas keamanan masyarakat. Melalui penguatan komunikasi ini, kami berharap kemitraan Polri dan ulama semakin kokoh sehingga Lombok Timur senantiasa aman, damai, dan kondusif," pungkas IPTU Lalu Rusmaladi.

