![]() |
| Pelantikan: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin berikan arahan kepada pejabat baru di lantik, (Foto: Istimewa/MP). |
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, serta disaksikan oleh Bupati H. Haerul Warisin dan Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.
Pengangkatan ini berdasarkan Keputusan Bupati Lombok Timur Nomor: 800.1.3.3/327/KPSDM/2026 dan Nomor: 800.1.3.3/328/KPSDM/2026 tertanggal 3 Agustus 2026. Adapun rincian pejabat yang dilantik terdiri dari 4 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan 32 pejabat Jabatan Administrator (Eselon III).
Dalam arahannya, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan bahwa perombakan struktur ini didasari atas evaluasi kinerja serta catatan dari berbagai pihak, termasuk Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurutnya, banyaknya posisi yang sebelumnya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) berdampak negatif terhadap hasil pemeriksaan.
Haerul membeberkan bahwa agenda pelantikan sempat tertunda lantaran harus menunggu proses legalitas dan izin resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Dukcapil. Namun, ia memastikan seluruh pejabat yang dilantik kali ini telah mengantongi izin lengkap.
"Untuk Eselon II, III, dan IV yang masih kosong, saya minta untuk segera diusulkan," tegas Haerul di hadapan para pejabat yang dilantik.
Bupati berpesan agar para pejabat yang dilantik memahami betul makna dari promosi dan rotasi jabatan ini. Ia menekankan pentingnya menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) secara optimal sebagai tolok ukur standar kerja pelayanan publik.
"Artinya tinggal tunggu masa, semua akan dapat giliran. Untuk itu berdoa yang baik-baik. Kinerja diperbaiki, pasti nanti akan jadi orang pilihan. Jalankan tupoksi jabatan sebaik-baiknya, karena tupoksi ini menjadi standar kerja kita," ujarnya.
Lebih lanjut, Haerul meminta para pejabat untuk bersikap fleksibel, responsif terhadap keluhan warga, serta mempermudah masyarakat dalam implementasi kebijakan maupun peraturan daerah. Pejabat yang dilantik diharapkan mampu mencurahkan gagasan dan ide terbaik untuk mendukung kelancaran visi-misi Bupati dan Wakil Bupati.
"Bangkitkan kembali semangat dengan sebangkit-bangkitnya. Jangan sampai lemah. Jangan kecewa karena dipindah, semuanya sudah diatur oleh Allah Swt. Saya hanya perantara," pungkas Haerul menutup arahannya.

