Puncak kemeriahan ditandai dengan pemukulan gong oleh Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., yang disambut riuh sorak penonton. Selain menyajikan panggung hiburan yang menampilkan kesenian tradisional Rudat Temu Karya, momen penutupan juga diwarnai dengan penyerahan santunan kepada warga lanjut usia oleh Baznas Lombok Timur.
Ketua Panitia, Muhammad Faizun Fikry, menyampaikan rasa haru dan bahagianya atas antusiasme masyarakat yang tinggi sejak hari pertama hingga malam puncak acara.
"Terima kasih, semoga event ini tetap bisa dilaksanakan di tahun berikutnya," ujar Muhammad Faizun Fikry.
Dampak positif dari perhelatan ini juga dirasakan langsung oleh perekonomian lokal. Kapolres Lombok Timur mengapresiasi kerja keras panitia yang tidak hanya berhasil menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat setempat.
"Momentum yang luar biasa untuk mengangkat UMKM, cari rezeki dengan hadirnya Festival Gawe Beleq ini. Terima kasih Mas Fikry dan semua panitia yang telah berhasil menghibur masyarakat Lotim khususnya Sakra Barat," kata AKBP Ariakta Gagah Nugraha.
Malam penutupan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur, Camat Sakra Barat, Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Kamli, Kapolsek, serta para kepala desa se-Kecamatan Sakra Barat.
Suksesnya Festival Gawe Beleq 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa ruang kreatif dan perhelatan budaya mampu menyatukan serta memberdayakan masyarakat.

