![]() |
| Prestasi: Nea Azkiawati, Mahasiswa IAIH Pancor berhasil meraih juara harapan I pada cabang lomba Musabaqah al-Qur’an tingkat Internasional, (Foto: Istimewa/MP). |
Dalam ajang bertema “Preserving Local Wisdom, Digital Collaboration for Global Excellence” yang digelar secara hybrid (daring dan luring) tersebut, Wandi Wadiansyah berhasil menyabet Juara 3 pada cabang lomba Musabaqah al-Qur’an (Seni Baca Al-Qur’an).
Sementara itu, dua rekan satu timnya, Nea Azkiawati dan Sholeh Salis, masing-masing berhasil meraih Juara Harapan I dan Juara Harapan II di cabang lomba yang sama.
Kompetisi berskala nasional dan internasional ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi (PTN, PTKIN, dan PTKI) di Indonesia hingga mancanegara, seperti University of Ez-Zituna Tunisia, Universitas Al-Azhar Mesir, Rasso University, dan University of Malaya Malaysia.
Rangkaian kegiatan Gebyar PAI ini tidak hanya memperlombakan Musabaqah al-Qur’an, tetapi juga berbagai mata lomba antar-program studi seperti PBA, Manajemen Pendidikan Islam, PGMI, hingga Tadris Matematika dan Biologi.
Pada cabang Musabaqah al-Qur’an, ketiga perwakilan IAIH Pancor mengikuti seluruh tahapan seleksi secara daring dengan mengunggah video unjuk kebolehan tilawah Al-Qur’an berdurasi 10–15 menit.
Dekan Fakultas Tarbiyah IAIH Pancor, Dr. Idawati, M.Pd., menyampaikan rasa bangga serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian para mahasiswa dan kerja keras tim pendamping. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa IAIH Pancor memiliki daya saing tinggi di level global.
"Partisipasi dan prestasi mahasiswa IAIH Pancor di ajang kompetisi tingkat nasional maupun internasional merupakan bukti nyata bahwa kampus kami mampu berkompetisi di level global dengan capaian yang membanggakan," ujarnya.
"Hal ini sekaligus membuktikan keberhasilan proses akademik dan nonakademik kami dalam memfasilitasi serta mendukung setiap potensi, bakat, dan minat mahasiswa," tegas Dr. Idawati menambahkan.
Bahwa, lanjutnya pembinaan mahasiswa berprestasi merupakan salah satu program utama (core program) kampus untuk terus menggenjot reputasi lembaga di kancah nasional dan internasional.
"Ajang kompetisi seperti ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh disia-siakan oleh mahasiswa untuk mengasah kemampuan serta daya saing. Mewakili lembaga, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina, mentor, ketua program studi, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini," katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Program Studi PAI, Khairul Hafizin, M.Pd., menegaskan komitmen pihak prodi dan kampus untuk terus memfasilitasi minat serta bakat mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan reguler.
"Upaya-upaya pendampingan seperti ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada mahasiswa dalam menggembleng minat dan bakat mereka. Langkah ini melengkapi wadah organisasi yang sudah ada sebelumnya, seperti Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Riset maupun Bahasa Asing," jelas Khairul Hafizin.
Capaian di UIN STS Jambi ini semakin memperpanjang daftar torehan prestasi mahasiswa IAIH NW Pancor di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang kompetitif dan siap bersaing di masa depan.

