Lombok Timur Terima Hibah BNPB Rp11,3 Miliar, Fokus Pulihkan Jembatan dan Sekolah Rusak

Rosyidin S
Kamis, November 05, 2026 | 21.25 WIB Last Updated 2026-11-05T13:25:13Z
Hibah: Bupati Lombok Timur, H. Harul Warisan didampingi Kalak BPBD Lombok Timur menerima dan hibah bantuan kebencanaan, (Foto: Istimewa/MP).

JAKARTA, MANDALIKAPOST.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur resmi menerima alokasi dana hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana senilai Rp11,3 miliar lebih dari Pemerintah Pusat. Penyerahan bantuan ini berlangsung dalam acara Pendampingan dan Penyaluran Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang digelar di Jakarta pada Kamis (5/11/2026).


Penyerahan hibah tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur.


Kucuran dana Rp11,3 miliar lebih dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini dialokasikan khusus untuk memulihkan dan membenahi sejumlah infrastruktur vital yang terdampak bencana. Fokus perbaikan mencakup empat titik utama, yakni rekonstruksi Jembatan Apitaik Teko, Jembatan Ulem-Ulem, dan Jembatan Berang Panas Jeruk Manis, serta rehabilitasi gedung SMPN SATAP 1 Montong Gading.


Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Pemerintah Pusat dalam membantu pemulihan infrastruktur di wilayahnya.


Di sela-sela kegiatan, Haerul menekankan pentingnya penguatan jaringan koordinasi antara pusat dan daerah agar penanganan pascabencana berjalan semakin responsif.


"Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Pusat dalam upaya percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Lombok Timur. Ke depan, kami berharap keberadaan kantor perwakilan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tingkat provinsi dapat segera direalisasikan guna mempercepat dan mempermudah jalur koordinasi penanggulangan bencana antara daerah dan pusat," ujar Bupati Haerul Warisin, dalam rilis resminya.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmen daerah dalam mengawal pemanfaatan alokasi dana hibah ini secara akuntabel dan tepat sasaran.


"Dana hibah senilai Rp11,3 miliar lebih ini fokus kami alokasikan untuk memulihkan sektor vital, khususnya pemulihan tiga jembatan penghubung dan perbaikan gedung sekolah SMPN SATAP 1 Montong Gading. Seluruh proses rekonstruksi dan rehabilitasi akan segera kami gulirkan agar aksesibilitas warga kembali normal," jelas Kalak BPBD Lombok Timur.


Dengan dicairkannya alokasi dana hibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur optimistis pengerjaan fisik jembatan dan fasilitas pendidikan dapat segera dimulai secara optimal.


Pemulihan sarana penyeberangan dan gedung sekolah ini diharapkan mampu membangkitkan kembali mobilitas warga, memperlancar roda perekonomian daerah, serta menjamin keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar masyarakat setempat.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lombok Timur Terima Hibah BNPB Rp11,3 Miliar, Fokus Pulihkan Jembatan dan Sekolah Rusak

Trending Now