Iklan

Pelanggaran dan Lakalantas Tercatat Menurun Sepanjang Operasi Patuh Gatarin 2019

MandalikaPost.com
Jumat, September 13, 2019 | 21:30 WIB Last Updated 2019-09-13T14:30:56Z
Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Amin Litarso SH. (Istimewa)


MATARAM - Tingkat pelanggaran dan juga kecelakaan lalulintas di wilayah NTB tercatat menurun sepanjang Operasi Patuh Gatarin 2019 yang digelar 29 Agustus hingga 11 September 2019, jika dibanding dengan Operasi serupa di tahun 2018 lalu.

"Operasi Patuh Gatarin 2019 sudah selesai pada 11 September. Berdasarkan catatan yang dihimpun Posko Operasi Patuh Gatarin 2019, di NTB juga pelanggaran menurun dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya (2018)," kata Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Amin Litarso SH, Jumat (13/9) di Mataram.

Dijelaskan, penurunan jumlah pelanggaran bisa dilihat dari menurunnya tindakan tilang. Dari jumlah tilang, penurunan dibanding tahun 2018 mencapai 24%.

Jika pada 2018 tercatat sebanyak 20.850 tilang, tahun 2019 ini menurun menjadi 15.750 tilang sepanjang Operasi Patuh Gatarin digelar.


Delapan prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran operasi ini berupa tidak menggunakan helm standar SNI maupun tidak memakai helm, menjadi pelanggaran terbanyak di antara 8 prioritas tersebut mencapai 5.165 pelanggaran.

Sementara pelanggaran untuk pengendara yang mengendarai kendaraannya dalam kondisi mabuk, dan pelanggaran penggunaan lampu strobo, tidak ditemukan sepanjang operasi ini.

Dirlantas Amin Litarso menegaskan, secara umum yang terpenting dalam gelaran Operasi Patuh Gatarin 2019, adalah jumlah kecelakaan lalulintas dan juga jumlah korban mendinggal dunia tercatat menurun.

Sementara dari sisi penindakan yang juga menurun, menirutnya, hal ini menggambarkan bahwa edukasi dan sosialisasi yang dilakukan dalam operasi ini berjalan baik dan diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga kepatuhan pun mengalami peningkatan.


Ia menambahkan, Operasi Patuh Gatrain 2019 melibatkan  beberapa Satgas (Satuan Tugas) dengan beberapa spesifikasi wewenang.

Satgas Satu bertugas untuk melakukan deteksi dini atas pelanggaran yang dilakukan masyarakat. Keduanya Satgas Dua dan Tiga wewenangnya Pre Emtif dan Preventif.

"Satuan tugas ini bersinergi setiap hari, baik setiap sore pada rapat rutin maupun di lapangan," tambahnya.

Kombes Amin Litarso menegaskan, meski Operasi Patuh Gatarin 2019 sudah berakhir, bukan berarti Polisi tidak akan melakukan razia tertib lalulintas.

"Razia akan tetep dilakukan secara berkala untuk mengontrol dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Kami tetap mengimbau masyarakat agar tetap taat aturan berlalu lintas, untuk kebaikan bersama dan keluarga," tukasnya. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelanggaran dan Lakalantas Tercatat Menurun Sepanjang Operasi Patuh Gatarin 2019

Trending Now

Iklan

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, 

pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online