Iklan BNS

Kemenparekraf Perluas Kemampuan Digital Marketing Pelaku Ekonomi Kreatif

MandalikaPost.com
Jumat, April 16 | 16.33 WIB
Bimtek Digital Marketing bagi pelaku ekraf di Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.

LOMBOK BARAT - Jajaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI, saat ini  begitu memperhatikan pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya di Lombok Barat (Lobar) yang berada di dalam lingkaran destinasi super prioritas Mandalika.

Kalau di dalam perencanaan pembangunan pariwisata terintegrasi dan berkelanjutan, artinya kawasan Batulayar tidak bisa terlepas dari kawasan inti dan utama Senggigi. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar, Saepul Akhkam dalam kegiatan Bimbingan Teknis Digital Marketing Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Seni Pertunjukan di Desa Batulayar, Jum’at (16/4).


"Untuk itu melalui rencana induk pembangunan pariwisata kita, ada tiga kawasan di Kabupaten Lombok Barat. Senggigi dan sekitarnya adalah sesuatu yang paling utama selain adanya Sekotong dan sekitarnya, serta Narmada dan sekitarnya," jelas Akhkam.


Maka, lanjutnya, Senggigi harus semakin digerakkan dan digiatkan dengan aneka atraksiuntuk menyongsong Destinasi Super Prioritas Mandalika.


Sementara itu, Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kamenparekraf RI, Muhammad Ricky Fauziyani saat membuka kegiatan bimtek mengatakan program ini merupakan salah satu langkah meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif khususnya seni pertunjukan agar bisa menggunakan alat yang sederhana seperti smartphone untuk bisa membuat sebuah konten yang bisa menjadi promosi.


"Kegiatan kali ini berawal dari ide lepas. Dan ternyata idenya sama dengan apa yang sudah dibangun oleh Dispar Lobar, yaitu sebuah aplikasi "Ayo Ke Lombok". Di sini kita punya sanggar, kita punya seni pertunjukan. Kenapa tidak itu yang kita jadikan konten di aplikasi Ayo Ke Lombok," ujar Ricky.


Ayo Ke Lombok sendiri merupakan salah satu inovasi Dispar Lobar yang sengaja dihadirkan untuk membantu para pelaku usaha pariwisata di Lobar memasarkan produk-produknya. Mulai dari produk ekraf, akomodasi, kuliner, transportasi, dan destinasi wisata. Rencananya aplikasi ini akan dilaunching secara resmi oleh Bupati H. Fauzan Khalid esok hari dalam rangkaian HUT Lobar ke-63.


Saat ini aplikasi Ayo Ke Lombok sudah tersedia dan dapat diunduh di Playstore. Selanjutnya, pihak Dispar akan bekerjasama dengan salah satu provider untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk dalam aplikasi ini.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kemenparekraf Perluas Kemampuan Digital Marketing Pelaku Ekonomi Kreatif

Trending Now

Iklan