Wujud Kemanusiaan di Hari Bakti: Lapas Selong Gelar Pengobatan Gratis, Jeruji Bukan Penghalang Jadi Manusia Bermartabat

Rosyidin S
Rabu, November 12, 2025 | 10.38 WIB Last Updated 2025-11-12T02:38:49Z
Antusias warga binaan Lapas Kelas IIB Selong mengikuti periksaan kesehatan, (Foto: Istimewa/MP.

MANDALIKAPOST.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong menggelar layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025. 


Kegiatan yang dilaksanakan di halaman utama Lapas Selong pada Selasa (11/11/2025) ini menyasar warga binaan, keluarga mereka, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan lapas.


Antrean peserta, yang terdiri dari warga binaan dan keluarga mereka, tampak memadati area pelayanan sejak pagi. Petugas medis dari Lapas Selong dan tenaga kesehatan mitra memberikan layanan yang mencakup pemeriksaan umum, pengukuran tekanan darah, hingga pemberian obat-obatan dasar.


Kepala Lapas Selong, Ahmad Sihabudin, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud transformasi pelayanan dan kepedulian terhadap hak dasar warga binaan.


“Program ini menjadi wujud kepedulian kami terhadap kesehatan warga binaan dan keluarga mereka. Kesehatan adalah bagian penting dari pembinaan,” ujar Ahmad Sihabudin.


Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta. Johriah, salah satu pengunjung dari keluarga warga binaan, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan pihak lapas.


“Kami sangat berterima kasih atas perhatian ini. Kegiatan seperti ini membuat kami merasa kembali dianggap sebagai bagian dari masyarakat,” kata Johriah.


Sentimen serupa diungkapkan oleh seorang warga binaan yang enggan disebut namanya. Menurutnya, layanan ini menumbuhkan semangat baru dan memberikan martabat di tengah masa pembinaan.


“Program ini membuat kami merasa tidak sendirian. Pemerintah memperhatikan kami dengan cara yang bermartabat,” ujarnya.


Ahmad Sihabudin menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya soal kedisiplinan, tetapi juga kepedulian.


“Kami ingin menghadirkan wajah baru pemasyarakatan: bahwa jeruji bukan penghalang untuk tetap menjadi manusia yang sehat dan bermartabat,” tegasnya.


Program ini sekaligus menandai komitmen Lapas Selong dalam menegaskan nilai kemanusiaan, sejalan dengan arah baru Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang memastikan setiap individu berhak atas hak dasar untuk hidup sehat terlepas dari statusnya.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wujud Kemanusiaan di Hari Bakti: Lapas Selong Gelar Pengobatan Gratis, Jeruji Bukan Penghalang Jadi Manusia Bermartabat

Trending Now