BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Barat

Ariyati Astini
Jumat, Februari 06, 2026 | 14.31 WIB Last Updated 2026-02-06T06:31:14Z

 

Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Barat


MANDALIKAPOST.– Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok sebagai upaya memperluas jangkauan penerima manfaat. Program strategis nasional ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Sosialisasi perdana Program MBG di Lombok pada tahun 2026 tersebut dilaksanakan di Lesehan Ujung Landasan, Lombok Barat, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar, Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat Munawir Haris, S.IP, Camat Gerung Fitriati Wahyuni, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Gerung, serta Tenaga Ahli Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Teguh Supangardi beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Muazzim Akbar menegaskan bahwa Program MBG merupakan bagian dari tanggung jawab negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Menurutnya, visi Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud tanpa generasi yang cerdas dan sehat, yang harus dimulai dengan pemenuhan gizi seimbang.

“Presiden Prabowo menjadikan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas bukan karena kepentingan politis, tetapi karena keikhlasan untuk membangun negara yang kuat, berdaulat, sejahtera, dan terpandang di mata internasional. Semua itu dimulai dari peningkatan kualitas manusia, khususnya kecerdasan anak bangsa,” ujar Muazzim.

Ia menambahkan, negara kini mengambil peran aktif sejak anak masih dalam kandungan, masa menyusui, hingga menyelesaikan pendidikan, dengan menjamin asupan makanan bergizi secara gratis. Bahkan, ketika masyarakat sakit, biaya pengobatan pun ditanggung oleh negara.

Selain berdampak pada peningkatan kualitas gizi, Program MBG juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Pasalnya, bahan pangan yang digunakan dalam program ini diutamakan berasal dari potensi sekitar, seperti sayur-mayur, buah-buahan, ikan, daging, dan hasil pangan lokal lainnya.

Muazzim juga menekankan pentingnya ketahanan pangan dan pemerataan akses gizi agar seluruh anak bangsa dapat memperoleh makanan bergizi tanpa terhalang status ekonomi. Selama ini, keterbatasan ekonomi keluarga kerap berdampak pada rendahnya asupan gizi anak, yang berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan dan prestasi belajar.

“Melalui Program MBG, Presiden Prabowo Subianto tidak menginginkan adanya ketimpangan gizi di masa depan hanya karena faktor kemiskinan. Semua anak Indonesia harus memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sehat dan cerdas,” pungkasnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BGN Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di Lombok Barat

Trending Now