Haul Majemuk ke-33 Al-Ishlahuddiny Kediri, Kenang Jasa Para Muassis Pesantren

MandalikaPost.com
Minggu, Februari 01, 2026 | 14.18 WIB Last Updated 2026-02-01T06:18:23Z

Haul Majemuk ke-33 Al-Ishlahuddiny Kediri, Kenang Jasa Para Muassis Pesantren.


MANDALIKAPOST.com — Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat, menggelar Haul Majemuk ke-33 pada Ahad, 1 Februari 2026 M, bertepatan dengan 13 Sya’ban 1447 H. 


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk para muassis dan pengasuh pesantren yang telah berjasa besar dalam membangun tradisi keilmuan, dakwah, dan pendidikan Islam di Nusa Tenggara Barat.


Haul majemuk menjadi momentum spiritual penting yang dihadiri oleh keluarga besar pesantren, para tuan guru, alim ulama, santri, alumni lintas generasi, serta masyarakat umum. Selain mengenang jasa para pendiri, haul juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan memperteguh nilai-nilai perjuangan pesantren.


Adapun para ulama yang diperingati dalam Haul Majemuk ke-33 ini antara lain TGH. Khalidy, TGH. Mustafa Khalidy, TGH. Ibrahim Khalidy, TGH. Muhammad Idris Misbah, TGH. Khalid Ibrahim, TGH. Wajdi Ibrahim, TGH. Helmi Ibrahim, serta TGH. Nawawi Idris. Mereka dikenal sebagai tokoh sentral yang meletakkan fondasi dan membesarkan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny hingga menjadi salah satu pesantren berpengaruh di Pulau Lombok.


Rangkaian kegiatan haul diisi dengan doa bersama, pembacaan tahlil, dzikir, tausiyah keagamaan, serta berbagai kegiatan pendukung seperti Habbul Qur’an dengan ribuan khataman Al-Qur’an, ziarah makam para ulama, dan kegiatan ilmiah yang mencerminkan dinamika pesantren dalam menjawab tantangan zaman.


Haul Majemuk ke-33 Al-Ishlahuddiny Kediri, Kenang Jasa Para Muassis Pesantren.


Panitia menegaskan bahwa haul bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk penghormatan atas pengabdian seumur hidup para muassis dan masyayikh pesantren. Nilai keikhlasan, kesederhanaan, keilmuan, dan pengabdian kepada umat yang diwariskan para ulama diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.


Melalui Haul Majemuk ke-33 ini, keluarga besar Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny Kediri berharap keberkahan senantiasa mengalir bagi pesantren, umat, dan daerah, serta para muassis dan pengasuh mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.


Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny, TGH. Muhlis Ibrahim, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Haul Majemuk ke-33.


Ia menegaskan bahwa haul bukan sekadar seremoni, melainkan media spiritual dan intelektual untuk mengenang perjuangan para muassis dan masyayikh yang telah meletakkan dasar keilmuan dan akhlak pesantren.


Melalui haul ini, kita tidak hanya mengirim doa, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai pesantren: keikhlasan, kesederhanaan, keilmuan, dan pengabdian kepada umat dan bangsa,” ujar TGH. Muhlis Ibrahim.


Ia juga menekankan bahwa Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny sejak awal berdiri berkomitmen mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan jati diri pesantren. Di tengah arus globalisasi, pesantren harus tetap menjadi benteng moral dan pusat penguatan iman serta pemikiran Islam yang moderat.


Menutup sambutannya, TGH. Muhlis Ibrahim berharap Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny terus melahirkan para tuan guru dan kader umat, sebagaimana cita-cita para muassis yang menjadi perintis berdirinya pesantren.


REPORTER : ABDUL RAHIM 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Haul Majemuk ke-33 Al-Ishlahuddiny Kediri, Kenang Jasa Para Muassis Pesantren

Trending Now