Jumlah Jamaah Melonjak 100%, Bupati Lombok Timur Buka Manasik Haji 2026 dan Resmikan Fasilitas Baru

Rosyidin S
Rabu, Februari 11, 2026 | 14.17 WIB Last Updated 2026-02-11T06:17:36Z
Haji: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin membuka rangkaian manasik haji tahun 1447 H / 2026, (Foto/: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Semangat spiritual menyelimuti Masjid Agung Al-Mujahidin Selong pada Selasa (10/02/2026). Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi membuka rangkaian Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten tahun 1447 H / 2026. Sebanyak 1.401 calon jamaah haji (CJH) hadir untuk memulai persiapan intensif menuju Tanah Suci.


Angka keberangkatan tahun ini mencatatkan sejarah baru bagi Bumi Gora. Dengan total 1.401 jamaah, Lombok Timur menjadi kabupaten dengan pengirim jamaah terbanyak di Nusa Tenggara Barat (NTB)—mengalami lonjakan hampir 100 persen dibandingkan tahun 2025.


Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin mengingatkan para jamaah bahwa kesempatan berhaji adalah panggilan eksklusif yang tidak didapatkan semua orang. Ia menekankan agar jamaah memanfaatkan masa manasik ini sebagai bekal lahir dan batin.


"Tidak semua orang diberikan kesempatan, kesehatan, dan panggilan dari Allah SWT untuk berhaji. Penting bagi jamaah untuk tidak abai, perhatikan dan pahami dengan baik apa yang disampaikan tutor. Manasik adalah gambaran detail rukun haji agar ibadah kita sempurna," tegas Bupati Haerul.


Lebih lanjut, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga akhlak selama di Arab Saudi dengan menjauhi larangan utama, yakni fusuq (maksiat), jidal (berdebat/berkata kotor), dan rafats.


Selain memberikan pembekalan spiritual, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur membawa kabar baik mengenai pengembangan fasilitas daerah. Bupati mengumumkan rencana besar renovasi Masjid Agung Selong dengan total estimasi dana mencapai Rp50 miliar.


"Tahun ini kita siapkan anggaran awal Rp10 miliar untuk renovasi Masjid Agung. Kami juga akan membangun gedung serbaguna yang representatif untuk kegiatan manasik di masa depan. Harapan kita, Lotim menjadi kabupaten yang kondusif dan lebih maju," tambahnya.


Kabar baik lainnya adalah peningkatan status Kantor Imigrasi Kelas II (B) Lombok Timur. Kini, seluruh urusan paspor, visa, hingga dokumen haji dan umrah dapat diselesaikan langsung di Selong tanpa harus ke Mataram. Bupati pun memberikan instruksi tegas kepada petugas imigrasi.


"Tolong dikawal. Meski di bawah kendali pusat, Kabupaten akan tetap mengawasi. Jangan mempersulit pelayanan dan jangan merugikan masyarakat," kata Haerul Warisin dengan nada lugas.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lombok Timur, H. Makinudin, mengapresiasi dukungan penuh pemerintah daerah. Sebagai bentuk perhatian, tahun ini Pemkab memberikan fasilitas tambahan berupa jasket (jas dan jaket) seragam bagi seluruh jamaah.


"Ini akan menjadi ciri khas jamaah kita asal Lombok Timur, selain seragam batik nasional yang sudah didapatkan dari pusat," ungkap Makinudin.


Bimbingan manasik tingkat kabupaten ini akan dilanjutkan di tingkat kecamatan yang terbagi di empat lokasi berbeda hingga 14 Februari mendatang. Dengan total 5 kelompok terbang (kloter), Lombok Timur dipastikan akan mengisi kloter pertama keberangkatan jamaah haji dari NTB tahun ini.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Jumlah Jamaah Melonjak 100%, Bupati Lombok Timur Buka Manasik Haji 2026 dan Resmikan Fasilitas Baru

Trending Now