![]() |
| Ketenagakerjaan: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur, Muhammad Johan Firmansyah, (Foto: Istimewa/MP). |
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam ritual spiritual ini tidak hanya untuk mendoakan keselamatan warga, tetapi juga mengedukasi para petani, pedagang, dan buruh harian mengenai pentingnya memiliki payung pelindung saat bekerja. Puncaknya, pada pukul 15.00 WITA, dilakukan penyerahan simbolis klaim santunan manfaat program yang disaksikan langsung oleh pimpinan daerah.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur, Muhammad Johan Firmansyah, memaparkan data signifikan terkait kesejahteraan pekerja di wilayah Bumi Gora. Hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 164.828 pekerja telah terdaftar sebagai peserta aktif.
"Komitmen kami adalah memberikan bukti nyata. Sepanjang bulan Januari 2026 saja, kami telah mencairkan klaim sebesar Rp3,8 miliar kepada 330 penerima manfaat di wilayah Lombok Timur. Ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk meringankan beban ekonomi saat risiko kerja terjadi," ujar Johan di hadapan warga yang mengikuti ritual Begibung.
Dalam kesempatan tersebut, Johan juga mensosialisasikan regulasi terbaru melalui PP 50 Tahun 2025. Sebagai bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi Nasional, pemerintah memberikan diskon iuran sebesar 50% bagi peserta mandiri (Bukan Penerima Upah/BPU).
"Melalui kebijakan terbaru ini, warga cukup membayar iuran Rp16.800 per bulan untuk memberikan perlindungan bagi dua orang sekaligus. Dengan prinsip 'Bayar 1 Lindungi 2', kami optimis pengentasan kemiskinan ekstrem di Lombok Timur dapat dipercepat," tambahnya.
Langkah ini diperkuat dengan terbitnya Surat Edaran Bupati Nomor 400.10.2.4/112/PMD/2026, yang menginstruksikan seluruh Camat dan Kepala Desa untuk memastikan perlindungan warganya. Data terkini menunjukkan tren positif di berbagai wilayah, seperti Kecamatan Sakra Timur yang kini mencatatkan 7.810 pekerja terlindungi.
Berdasarkan data integrasi BPJS Ketenagakerjaan dan Kemendagri per 26 Januari 2026, total pekerja terlindungi (Formal & Informal) mencapai 164.327 orang. Berikut adalah rincian sebaran di beberapa wilayah utama:
1. Kecamatan Selong: 13.769 orang
2. Kecamatan Pringgabaya: 12.269 orang
3. Kecamatan Jerowaru: 12.088 orang
4. Kecamatan Keruak: 11.184 orang
5. Kecamatan Terara: 11.181 orang
6. (Serta belasan kecamatan lainnya di Lombok Timur).
Melalui kegiatan di TPU Batu Ngereng ini, diharapkan masyarakat tidak hanya memiliki kesiapan batin dalam menyambut Ramadhan, tetapi juga memiliki ketenangan pikiran (peace of mind) saat mencari nafkah karena telah terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

