![]() |
| Sekertaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik, (Foto: Rosyidin/MP). |
Ia menegaskan bahwa menjalankan tugas kedinasan di bulan puasa bukanlah beban, melainkan kesempatan untuk meraih pahala yang berlipat ganda.
Juaini Taofik meminta seluruh ASN, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga staf administrasi, untuk tidak menurunkan tensi kerja mereka. Sebaliknya, kualitas pelayanan kepada masyarakat harus ditingkatkan sebagai bentuk manifestasi ibadah.
Sekda menekankan bahwa bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing merupakan bentuk pengabdian kepada Tuhan. Ia mengingatkan pentingnya filosofi sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya.
"Mari kita niatkan bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing sebagai ibadah. Yang guru mengajar dengan baik, tenaga kesehatan melayani dengan tulus, dan kami di administrasi memberikan dukungan yang maksimal. Jangan turunkan kuantitas maupun kualitas pelayanan selama bulan suci ini," ujar Juaini Taofik saat ditemui di Selong, Kamis (12/2).
Ia menambahkan bahwa bekerja di birokrasi dengan niat melayani masyarakat adalah bentuk ibadah yang luar biasa di mata Allah SWT.
"Jika kita menjalankan kebaikan di bulan suci, ganjarannya berlipat-lipat," imbuhnya.
Terkait teknis jam kerja, Sekda menjelaskan bahwa pemerintah daerah melakukan penyesuaian waktu tanpa mengurangi total jam kerja reguler. Penyesuaian ini dilakukan dengan memadatkan waktu yang biasanya digunakan untuk istirahat makan siang ke dalam jam operasional layanan.
"Dari sisi waktu sebenarnya hanya penyesuaian, tidak ada pengurangan jam kerja. Jadwal masuk mungkin sedikit bergeser, tapi jam pulang disesuaikan karena tidak ada waktu istirahat makan siang. Khusus hari Jumat, kita maksimalkan," jelasnya.
Penegasan ini terutama ditujukan bagi unit-unit pelayanan vital seperti Rumah Sakit dan Puskesmas yang tetap harus beroperasi secara prima tanpa pengecualian. Sebagai koordinator ASN, Juaini Taofik berharap imbauan moral ini dapat memotivasi pegawai untuk tetap produktif meski sedang menjalankan ibadah puasa.
"Harapan saya, ini menjadi pengobat semangat bagi kita semua. Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati, mari kita jadikan pelayanan terbaik di tugas pokok fungsi masing-masing sebagai sarana membantu sesama dan tabungan ibadah kita," tutupnya.

