Dukung Swasembada Nasional, Koramil 1615/Sembalun Mandiri Kelola 40 Are Lahan Bawang Putih dan Cabai

Rosyidin S
Sabtu, April 18, 2026 | 11.59 WIB Last Updated 2026-04-18T03:59:03Z
Pangan: Komando Rayon Militer 1615/Sembalun, Kapten Inf. Jaya Negara, (Foto: RosyidinMP).

MANDALIKAPOST.com – Komando Rayon Militer (Koramil) 1615/Sembalun menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program Swasembada Bawang Putih Nasional dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah Lombok Timur.


Di bawah komando Kapten Inf. Jaya Negara, personel TNI di Sembalun kini tengah mengelola lahan pertanian seluas 40 are yang ditanami komoditas strategis.


Langkah ini diambil menindaklanjuti kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) beberapa waktu lalu. Meski saat ini masih mengandalkan pendanaan mandiri, semangat Koramil Sembalun tidak surut untuk menyukseskan agenda kedaulatan pangan nasional.


Danramil 1615/Sembalun, Kapten Inf. Jaya Negara, menjelaskan bahwa penanaman bawang putih di lahan tersebut merupakan tindak lanjut dari dukungan benih yang diberikan pihak kementerian melalui mitra terkait.


"Sekitar tiga atau empat hari setelah Pak Menteri kembali dari kunjungan ke Sembalun, kami didukung benih kurang lebih tiga kuintal dan itu sudah kami tanam di lokasi seluas 40 are. Sampai saat ini, usia tanam sudah memasuki kurang lebih 25 hari dengan pertumbuhan yang cukup baik," ujar Kapten Inf. Jaya Negara saat ditemui di Sembalun, Sabtu (18/4).


Meski dukungan alat mesin pertanian (alsintan) seperti hand tractor dan biaya operasional penuh yang dijanjikan masih dalam proses administratif, pihak Koramil mengambil langkah inisiatif dengan menggunakan dana pribadi untuk memastikan keberlangsungan masa tanam.


"Sementara kami berbiaya sendiri untuk pupuk dan pemeliharaan sembari menunggu dukungan tersebut keluar. Kami tetap berkoordinasi dengan baik ke atas, sejauh ini tidak ada kendala komunikasi, semua masih dalam proses pengajuan," tambahnya.


Selain berfokus pada bawang putih, Koramil 1615/Sembalun juga melakukan diversifikasi pangan dengan menanam cabai merah di lahan yang sama. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas stok pangan lokal dan mengantisipasi inflasi komoditas hortikultura.

Tanam: Progres pertumbuhan bawang putih umur 40 hari, (Foto: Rosyidin/MP).

Tercatat sekitar 9.000 pohon cabai merah telah memasuki usia tiga bulan dan diprediksi akan mulai panen pada bulan Mei mendatang. Sama halnya dengan bawang putih, pengelolaan kebun cabai ini dilakukan secara swadaya oleh personel Koramil.


"Untuk ketahanan pangan, selain bawang putih, kami juga menanam cabai merah sekitar 9.000 pohon. Pertumbuhannya sangat bagus, sudah mulai keluar buah dan kemungkinan bulan Mei sudah bisa panen," jelas Danramil.


Melalui aksi nyata ini, Kapten Inf. Jaya Negara berharap pemerintah terus memberikan pengawasan dan dukungan penuh kepada seluruh petani di kawasan Sembalun agar hasil jerih payah para petani tidak sia-sia.


"Harapannya ke depan, seluruh petani di Sembalun, khususnya petani bawang putih, dapat terus didukung dan diawasi oleh pemerintah. Dengan pendampingan yang tepat, kita ingin memastikan hasil panen melimpah sehingga misi ketahanan pangan ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.


Dengan adanya inisiatif dari Koramil 1615/Sembalun ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani lokal semakin solid guna mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan, dimulai dari tanah subur Sembalun.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dukung Swasembada Nasional, Koramil 1615/Sembalun Mandiri Kelola 40 Are Lahan Bawang Putih dan Cabai

Trending Now