Halal Bihalal Lombok Diaspora di Jakarta: Pererat Silaturahmi, Perkuat Peran untuk Negeri

MandalikaPost.com
Sabtu, April 25, 2026 | 17.37 WIB Last Updated 2026-04-25T09:37:44Z

Halal Bihalal Lombok Diaspora di Jakarta: Pererat Silaturahmi, Perkuat Peran untuk Negeri.


MANDALIKAPOST.com – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti acara Halal Bihalal masyarakat Lombok perantauan yang digelar di Kompleks Yayasan Pondok Pesantren Mi'rajush Shibyan Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta, Sabtu (25/4/2026).


Kegiatan tahunan ini menjadi ruang temu raga sekaligus temu rasa bagi masyarakat Lombok Diaspora yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Lombok (Himalo), Laskar Sasak Jabodetabek, dan Garda Sasak Indonesia (GSI).


Tak sekadar ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi momentum memperkuat identitas, solidaritas, dan kontribusi bagi bangsa.


Ketua panitia, Buchori, dalam laporannya menegaskan bahwa halal bihalal memiliki makna lebih dalam dari sekadar pertemuan fisik. 


“Ini adalah ruang menyatukan rasa dan memperkuat ikatan emosional masyarakat Lombok di perantauan,” ujarnya.


Acara semakin semarak dengan penampilan seni tradisional seperti tari rudat dan lagu-lagu daerah Sasak yang menghadirkan nuansa kultural khas Lombok di tengah ibu kota.


Ketua Umum Himalo, H. Karman BM, yang mewakili berbagai organisasi Lombok, mengajak masyarakat Lombok Diaspora untuk terus memberikan manfaat di mana pun berada.


Ia menekankan pentingnya menjadi pribadi yang memberi dampak positif bagi lingkungan, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun. 


“Kita harus hadir sebagai solusi, seperti air bagi yang sedang kehausan,” katanya.


Karman juga mengingatkan pentingnya menjaga kepedulian terhadap kondisi bangsa.


Ia mengajak seluruh masyarakat Lombok di perantauan untuk terus berdoa dan berkontribusi sesuai peran masing-masing.


Dalam sambutannya, Pengasuh dan Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Mi'rajush Shibyan Nahdlatul Wathan (NW) Jakarta, TGH Suhaidi menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjadi pribadi yang membawa kebaikan.


Ia mengutip pesan dari Maulana Syeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid yang menekankan agar siapa pun yang datang mencari kebaikan di lingkungan pesantren tidak boleh ditolak. 


“Setiap orang akan menjadi cerita bagi orang lain. Maka jadilah cerita yang baik,” ujarnya.


Apresiasi juga datang dari perwakilan pemerintah, termasuk Plh Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jakarta Timur, yang menilai masyarakat Lombok Diaspora sebagai bagian penting dari keberagaman Jakarta.


Ia menyoroti visi Jakarta sebagai kota global dan mengajak masyarakat Lombok Diaspora menjadikan ibu kota sebagai rumah kedua, sekaligus memperkuat persatuan komunitas.


Sementara itu, Kepala Badan Penghubung NTB, H. Lalu Sukarman, yang mewakili Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan kebanggaan atas kemampuan masyarakat Lombok Diaspora beradaptasi di Jakarta.


Menurutnya, pembangunan NTB membutuhkan kolaborasi luas, termasuk dukungan dari masyarakat Lombok di perantauan.


Ia juga menyampaikan pesan Gubernur Iqbal agar Lombok Diaspora menjaga nama baik daerah, memperkuat jejaring, dan terus berkarier tanpa ragu di ibu kota.


Sebagai bentuk dukungan budaya, Badan Penghubung NTB kini mengaktifkan sanggar seni di Anjungan NTB TMII sebagai ruang berkegiatan bagi masyarakat Lombok di Jakarta.


Acara ditutup dengan doa bersama serta penandatanganan komitmen doa keselamatan untuk negeri dan dukungan terhadap pemerintah.


Kegiatan ini turut dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, serta pimpinan organisasi seperti Himalo, Laskar Sasak Jabodetabek dan Garda Sasak Indonesia (GSI) yang menegaskan kuatnya solidaritas Lombok Diaspora dalam menjaga persaudaraan, budaya, dan kontribusi untuk Indonesia.


REPORTER  : ABDUL RAHIM 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Halal Bihalal Lombok Diaspora di Jakarta: Pererat Silaturahmi, Perkuat Peran untuk Negeri

Trending Now