Suntikan Energi Baru, PDM Lombok Timur Perkuat Aset dan Gerakan Dakwah di Sembalun

Rosyidin S
Jumat, April 24, 2026 | 16.00 WIB Last Updated 2026-04-24T08:24:20Z
Kopi: Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lombok Timur, Roma Hidayat bersama ketua Asiyiyah Muhammadiyah didampingi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sembalun, Ustadz Jundi menanam kopi Arabika di Sembalun, (Foto: Rosyidin/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Lombok Timur melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah Sembalun belum lama ini. Kunjungan ini tidak sekadar silaturahmi, tetapi menjadi momentum penguatan aset organisasi, peninjauan sektor pendidikan, hingga aksi simbolis penanaman kopi sebagai wujud semangat pembaruan bagi organisasi yang kini telah memasuki usia matang.


Ketua PDM Lombok Timur, Roma Hidayat, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi agar tetap relevan dan progresif di tengah tantangan zaman. Ia mengibaratkan organisasi seperti manusia yang bisa mengalami penurunan fisik jika tidak dibarengi dengan regenerasi.


"Kita berharap organisasi makin sehat, tidak seperti manusianya. Untuk itu diperlukan refreshing, mencari energi-energi baru. Saya sangat senang belakangan ini, khususnya di Sembalun, muncul anak-anak muda yang bicara dalam frekuensi yang lebih segar. Tantangannya adalah membuktikan bahwa kita bisa menciptakan era emas di usia saat ini," ujar Roma Hidayat.


Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah penanaman bibit kopi secara simbolis. Bagi Roma, aksi ini memiliki makna mendalam, baik secara internal organisasi maupun secara teologis dalam menjaga lingkungan.


"Kita menanam bibit itu artinya menanam semangat, energi, dan gairah baru. Di sisi lain, ini adalah implementasi dari teologi lingkungan yang dianut Muhammadiyah. Agama mengatur bagaimana kita bermuamalah dengan lingkungan, tidak membuat kerusakan di bumi," tegasnya.


Selain aksi lingkungan, rombongan PDM juga meninjau aset-aset strategis, termasuk kondisi TK Muhammadiyah di Sembalun dan pembangunan sekertariat serba guna PCM Sembalun.


Roma mengakui adanya tantangan dalam pengelolaan sekolah, namun ia optimistis dengan membuka peluang kerja sama, termasuk opsi investasi dari warga Muhammadiyah yang memiliki kemampuan finansial.


"Muhammadiyah bukan hanya organisasinya yang kaya, tapi ada juga warga Muhammadiyah yang kaya. Kita mencoba memfasilitasi ide-ide yang muncul, mencari celah pengembangan melalui kerja sama investor dari warga sendiri dengan prinsip saling menguntungkan," tambahnya.


Senada dengan PDM, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sembalun, Ustadz Jundi, menyambut baik dukungan penuh dari pimpinan daerah. Ia menegaskan bahwa kehadiran PDM menjadi katalisator untuk mengeksekusi rencana-rencana besar yang selama ini telah disiapkan.


"Kedatangan PDM ini sebagai langkah awal kita memulai semua rencana baik. Untuk TK, kita akan perbaiki kepengurusan, meningkatkan kesejahteraan guru, dan targetnya tahun ini kita mulai tingkatkan menjadi SD Muhammadiyah, entah itu unggulan atau internasional," kata Ustadz Jundi dengan optimis.


Lebih lanjut, Jundi memaparkan rencana pengembangan tiga pilar utama di atas tanah wakaf milik organisasi di Sembalun.


"Pertama bidang pendidikan, kedua bidang kesehatan dan pelayanan sosial, serta yang ketiga fokus pada amal usaha ekonomi. Kita ingin ada penopang dana yang manfaatnya balik ke masyarakat dan memperkuat dakwah kita di bidang ketahanan pangan," pungkasnya.


Dengan kolaborasi antara energi muda di tingkat cabang dan dukungan strategis dari tingkat daerah, Muhammadiyah di Sembalun diharapkan mampu mengulang masa keemasan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Lombok Timur secara luas.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Suntikan Energi Baru, PDM Lombok Timur Perkuat Aset dan Gerakan Dakwah di Sembalun

Trending Now