![]() |
| Kungker: Ketua BAZNAS Pusat, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid didampingi Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin berkunjung ke RSUD Lombok Timur di Labuhan Haji, (Foto: Rosyidin/MP). |
Kunjungan strategis ini merupakan respons cepat pusat atas usulan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, yang berencana mentransformasikan rumah sakit tersebut menjadi Rumah Sehat BAZNAS (RSB).
Nantinya, rumah sakit ini diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan unggulan khusus bagi kaum duafa di bawah naungan BAZNAS.
Dalam peninjauan tersebut, H. Sodik Mudjahid tidak hanya sekadar melihat bangunan, namun juga menguji langsung kualitas alat medis yang tersedia. Ia bahkan melakukan pemeriksaan kesehatan pribadi untuk memastikan akurasi teknologi di RSUD tersebut.
"Tadi di lapangan, Pak Bupati dan Direktur menunjukkan alat-alatnya. Saya secara pribadi sudah mencoba diperiksa, dan alat-alatnya memang bagus serta berkualitas. Secara umum, fasilitas di sini sudah memenuhi standar Rumah Sehat BAZNAS," ungkap H. Sodik dengan nada optimis.
Meskipun kepengurusan BAZNAS RI baru saja berganti, H. Sodik menegaskan bahwa usulan dari Lombok Timur telah menjadi prioritas. Pihaknya akan segera membawa hasil survei ini ke dalam rapat pleno yang dijadwalkan berlangsung bulan ini.
Menurutnya, Lombok Timur memiliki poin plus dalam peta BAZNAS RI karena statusnya sebagai daerah dengan jumlah penduduk tinggi namun memiliki tingkat kemandirian yang kuat.
"Lombok Timur dalam peta kami termasuk kabupaten mandiri. Tidak hanya mengandalkan bantuan pusat, tetapi juga memiliki dukungan internal yang kuat dari pemerintah daerah dan masyarakatnya. Ini memudahkan kami untuk segera mewujudkan harapan masyarakat," jelasnya.
Agenda survei ini turut dihadiri oleh jajaran penting, di antaranya Ketua BAZNAS Provinsi NTB, Sekda Lombok Timur, serta unsur Forkopimda seperti Dandim 1615/Lombok Timur, Kepala Kejaksaan Negeri, dan jajaran Polres Lombok Timur.
Menutup keterangannya, Ketua BAZNAS RI memberikan sinyal positif mengenai kepastian peralihan status rumah sakit tersebut menjadi RSB pertama di wilayah tersebut.
"Insya Allah, kita upayakan yang terbaik. Niatnya adalah melayani umat. Progresnya saat ini adalah stabilisasi, dan dukungan pribadi saya maksimal untuk hal ini," pungkas H. Sodik.
Poin Utama Transformasi RSUD Lotim ini diantaranya. Target Sasaran meliputi layanan kesehatan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu (duafa). Status Proyek dalam tahap finalisasi melalui rapat pleno BAZNAS RI bulan April 2026, kelebihannya memiliki Infrastruktur sudah sesuai standar nasional RSB dan didukung penuh oleh pemerintah daerah serta provinsi.

