Bupati Lombok Timur Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 9, Janjikan Proteksi BPJS di Masa Depan

Rosyidin S
Minggu, Mei 03, 2026 | 14.33 WIB Last Updated 2026-05-03T06:33:05Z
Lepas: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin sambutan dalam acara pelepasan jamaah haji keloter 9, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Lombok. Prosesi pelepasan kloter utuh asal Bumi Gora ini berlangsung khidmat di Aula Bir Ali I, Asrama Haji Lombok, Sabtu (2/5).


Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Haji Warisin ini menekankan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji adalah sebuah keistimewaan spiritual yang tidak bisa diukur hanya dengan materi. Ia mengingatkan para jemaah untuk senantiasa bersyukur atas panggilan suci ini.


"Tidak semua orang bisa berangkat haji walaupun mereka mampu, walaupun mereka punya uang. Tetapi Bapak-Ibu ini adalah tamu Allah yang sangat istimewa," ujar Bupati di hadapan ratusan jemaah.


Pada musim haji 1447 H ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur memberikan dukungan berupa seragam khusus bagi para jemaah. Bupati menjelaskan bahwa seragam tersebut bukan sekadar pakaian, melainkan identitas penting untuk menjaga keselamatan dan kebersamaan selama berada di tanah suci.


"Jadi baju ini niatnya agar kita saling tanda, antara satu jemaah dengan lainnya. Ada lambang Lombok Timur di situ,"* jelasnya agar para jemaah dapat saling mengenali dan meminimalisir risiko tersesat di tengah jutaan jemaah dari seluruh dunia.


Menatap musim haji mendatang, Bupati Haerul Warisin menyampaikan komitmen ambisius untuk meningkatkan pelayanan. Salah satu poin utamanya adalah memastikan setiap jemaah memiliki jaminan sosial melalui skema pembiayaan oleh pemerintah daerah.


Ia menargetkan agar ke depan, Pemda menanggung kepesertaan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan bagi jemaah, terhitung tiga bulan sebelum keberangkatan hingga tiga bulan setelah kepulangan.


"Tidak boleh JCH tidak memiliki BPJS. Karena itu, Pemerintah ke depan akan membayarkan BPJS Ketenagakerjaan tiga bulan sebelum berangkat. Dengan demikian, jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan, ahli waris tidak ditinggalkan begitu saja," tegas Bupati.


Menutup arahannya, Bupati berpesan agar seluruh jemaah menjaga lisan dan perbuatan selama di tanah suci. Beliau mengutip hadis mengenai keutamaan haji mabrur yang dapat menghapuskan dosa layaknya bayi yang baru lahir.


"Apabila kita mengerjakan ibadah haji dengan tidak berkata kotor dan berbuat fasik, maka bapak-ibu niscaya sama seperti anak yang baru keluar dari perut ibunya," tuturnya.


Selain menitipkan pesan kesehatan, Bupati secara khusus meminta jemaah untuk menyisipkan doa bagi kemajuan daerah di tempat-tempat mustajab. Ia berharap Lombok Timur senantiasa menjadi kabupaten yang aman, maju, sejahtera, serta dijauhkan dari segala marabahaya dan bencana.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bupati Lombok Timur Lepas 393 Jemaah Haji Kloter 9, Janjikan Proteksi BPJS di Masa Depan

Trending Now