Pasca Kebakaran Pasar Pringgabaya, Pemkab Lombok Timur dan BAZNAS Salurkan Bantuan Stimulan

Rosyidin S
Selasa, Mei 05, 2026 | 18.50 WIB Last Updated 2026-05-05T10:50:51Z
Bantu: Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin pose bersama pedagang korban kebakaran pasar setelah menyerahkan bantuan, (Foto: Istimewa/MP).

MANDALIKAPOST.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bergerak cepat meringankan beban para pedagang korban kebakaran di Pasar Pringgabaya. Bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Bupati H. Haerul Warisin menyerahkan bantuan tunai sebagai bentuk dukungan moral dan penguatan ekonomi bagi masyarakat terdampak.


Penyerahan bantuan melalui Program Pemberdayaan (Asnaf Miskin) ini dilangsungkan di Aula Kantor Camat Pringgabaya, Selasa (5/5). Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Sekda, Kepala BPKAD, hingga jajaran Forkopimcam Pringgabaya.


Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah mengembalikan fungsi pasar agar roda ekonomi warga kembali berputar. Meski demikian, ia meminta para pedagang untuk memahami prosedur birokrasi dalam proses rekonstruksi fisik pasar.


"Sebagai pemerintah, kita ingin pasar segera normal kembali tetapi tentu membutuhkan kesabaran. Karena kita harus lewat perencanaan, anggaran hingga aturan-aturan yang harus dipatuhi," ujar Bupati di hadapan para pedagang.


Ia juga menambahkan komitmennya untuk memenuhi fasilitas yang dibutuhkan pedagang di masa mendatang.


"Kami tetap akan mengembalikan apa yang menjadi kebutuhan bapak-ibu di pasar itu, tapi plungguh (anda sekalian) sabar," tambahnya.


Terkait bantuan tunai sebesar Rp 2 juta per orang yang disalurkan, Bupati menyadari bahwa nominal tersebut mungkin belum menutup seluruh kerugian material, terutama bagi para pedagang besar. Namun, ia menekankan bahwa bantuan ini adalah simbol kehadiran negara dan ikatan silaturahmi antara pemerintah dan rakyatnya.


"Mungkin uang Rp 2 juta tidak ada artinya karena ibu-bapak adalah pengusaha besar sekalian. Tapi nilai silaturahmi ini yang penting," ungkapnya dengan nada rendah hati.


Bupati juga mengklarifikasi ketidakhadirannya secara langsung di lokasi sesaat setelah kejadian. Ia menjelaskan bahwa dirinya tengah berada di Jakarta untuk memperjuangkan nasib 176.000 warga Lombok Timur yang kepesertaan BPJS Kesehatannya dinonaktifkan.


"Saya memohon maaf tidak bisa hadir langsung saat kejadian karena sedang memperjuangkan hak kesehatan masyarakat kita di pusat," jelasnya.


Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan pedagang. Turut mendampingi Bupati dalam agenda tersebut antara lain Kepala Dinas Perdagangan, Bappeda, Inspektorat, serta Danramil setempat, yang menunjukkan sinergi lintas sektor dalam penanganan pascabencana di Lombok Timur.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pasca Kebakaran Pasar Pringgabaya, Pemkab Lombok Timur dan BAZNAS Salurkan Bantuan Stimulan

Trending Now