![]() |
| Influenza: dr. Ario Rifki, salah satu Dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedjono Selong, (Foto: Rosyidin/MP). |
Dokter RSUD Dr. Soedjono Selong, dr. Ario Rifki, menjelaskan bahwa influenza menular secara langsung melalui droplet atau percikan partikel pernapasan saat penderita batuk maupun bersin. Menurutnya, risiko penularan akan jauh lebih tinggi di ruang tertutup atau saat terjadi kontak erat.
“Gejala influenza dapat berbeda pada setiap orang. Pada kondisi ringan, penderita dapat mengalami bersin-bersin, batuk, atau meriang. Sementara pada kondisi yang lebih berat, gejala dapat berupa demam tinggi, batuk hingga menyebabkan sesak,” terang dr. Ario pada Selasa (29/9) kemarin.
dr. Ario menerangkan bahwa wabah yang umum menyerang manusia ini utamanya dipicu oleh virus influenza tipe A dan tipe B. Meskipun jenisnya berbeda, efek klinis yang ditimbulkan pada tubuh cenderung sama.
Oleh karena itu, ia menekankan perlunya perlindungan ekstra bagi kelompok rawan infeksi berat seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti diabetes dan jantung. Selain itu, para tenaga kesehatan juga diminta ekstra hati-hati mengingat tingginya intensitas interaksi dengan pasien.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat disarankan untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), rutin mencuci tangan, menggunakan masker saat kondisi tubuh kurang fit, serta menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin.
“Mencegahnya bisa dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta pola hidup yang sehat, memakai masker agar terhindar dari penyebaran virus,” ungkapnya.
Di akhir imbauannya, dr. Ario meminta masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi fisik dengan istirahat yang cukup. Bagi warga yang sudah menunjukkan gejala sakit, ia mengimbau agar segera mengakses fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan penanganan medis sekaligus memutus mata rantai penularan di lingkungan sekitar.

